Tags

, ,

Bagi pelaku UMKM, website bukan saja berfungsi untuk pemasaran produk, melainkan juga analisa pasar dengan data statistik dan demografi yang sudah tersedia di website

Cover Qtalks

     Perkembangan teknologi informasi memungkinkan segala sesuatu berubah dengan cepat. Dengan kehadiran internet, nyaris segala aktivitas bisa dilakukan via internet. Kegiatan pemasaran, komunikasi,  membaca berita, hingga bertukar informasi bisa dilakukan di internet. Bertambahnya pengguna internet setiap harinya, bisa juga digunakan oleh pelaku UMKM untuk dijadikan salah satu strategi pemasaran bisnis mereka.

Lalu apa saja manfaat website bagi pelaku UMKM?

  1. Banyak orang mencari produk melalui internet.
    Sekarang ini, tak sedikit orang yang mencari produk yang dibutuhkannya melalui internet. Mereka membuka web browser dan memakai mesin pencari untuk menemukan produk yang diinginkannya.  Tanpa sebuah situs website, maka sebuah bisnis UMKM sudah kehilangan satu potensi untuk bisa ditemukan oleh para calon pelanggan baru yang tengah mencari produk tersebut.
  2. Menjangkau pasar lebih luas
    Dengan sebuah website, bisnis UMKM memiliki kemungkinan besar untuk menjangkau pasar nasional bahkan internasional. Sebuah website sangat mungkin dicari oleh seluruh pengguna internet di dunia.
  3. Komunikasi pelanggan
    Pelaku UMKM harus menyadari bahwa pelanggan yang paling penting ialah pelanggan yang sudah dimiliki. Situs website adalah salah satu cara yang mudah dan nyaman untuk mempertahankan kontak pelanggan.  Melalui website, pelaku UMKM bisa menjaga database pelanggan, mengirim newsletter, mengambil survei serta memperbaharui data pelanggan. Hal ini membuat pelanggan akan merasa bahwa mereka diutamakan dengan tetap memberi mereka informasi terkini.
  4. Menganalisa pasar
    Pelaku UMKM pun harus menyadari dan mampu memahami pasar mereka sendiri. Tentunya berdasarkan data yang valid. Sebuah website adalah salah satu cara terbaik untuk melacak pola pelanggan dan preferensi dengan mempelajari statistik kunjungan sesuai dengan demografinya. Pelaku UMKM juga bisa membuat formulir input saran sebagai bahan evaluasi.

 

     Ulasan di atas adalah beberapa manfaat website bagi pelaku UMKM. Lalu muncul kembali pertanyaan bagi pelaku UMKM terkait website.

          Bagaimana saya membuat website?

          Website yang seperti apa yang dapat meningkatkan penghasilan bagi saya?

          Bagaimana cara mengelola website tersebut?

     Agit Naeta selaku Software Development Manajer at Qwords berbagi pengalamannya mengenai pemanfaatan website. Bertajuk “Strategi Penggunaan Aplikasi Website dalam Pengembangan UMKM“, acara sharing session ini diadakan dalam rangka ulang tahun QWords yang ke-13. Dalam kesempatan tersebut, Agit Naeta mengemukakan bagaimana strategi website yang baik dari sisi user (pelaku UMKM) maupun sisi developer.

     Sebagai pelaku UMKM, memiliki website bisa dibilang  suatu keharusan. Namun begitu, ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipahami oleh pelaku UMKM sebelum memiliki website.

  1. Fokus pada produk (bukan Fitur)
    Memiliki website dengan fitur-fitur yang beranekaragam memang bagus. Namun sebelum itu, ada hal mendasar yakni fokus pada produk. Jangan sampai terlalu fokus pada fitur A, fitur B, pelaku UMKM lupa pada analisa pasar dengan produk sejenis. Bagaimanapun canggihnya suatu website, produk adalah kekuatan utama.
  2. Web Oriented
    Terkait dengan point satu, banyak penyedia jasa website yang menyediakan fungsi A, fungsi B dan fungsi lainnya. Sebagai user, pelaku UMKM sebaiknya sudah memahami dan merancang apa saja yang akan ada dalam websitenya. Tidak selamanya harus menuruti apa kata developer.
  3. Abai pada penjelasan produk.
    Setelah fokus pada produk, pelaku UMKM juga jangan abai terhadap foto dan deskripsi produk. Foto yang dibuat semenarik mungkin tentu berpeluang lebih besar dilirik oleh pelanggan. Selain itu, penjelasan/deskripsi atas produk tersebut pun harus jelas, beda serta memuat kelebihan produk yang ditawarkan jika dibandingkan dengan produk sejenis. Inilah fungsinya analisa pasar sebagaimana point 1.

Bagaimana pelaku UMKM membuat website?

     Untuk membuat website tentu dibutuhkan web hosting. Sederhanya, ketika pelaku UMKM sudah memiliki produk, maka web hosting adalah tempat untuk menyimpan data produk tersebut serta menampilkannya dalam bentuk website. Dengan pemahaman di atas, tentu pelaku UMKM harus bisa memilih dan memilah penyedia jasa web hosting yang sesuai dengan peruntukkannya.

     Salah satu penyedia jasa yang saya rekomendasikan adalah Qwords Cloud Web Hosting dari Qwords. Sudah setahun ini, website rajalubis.com ini menggunakan layanan hosting dari Qwords. Sebagai penyedia jasa Cloud Indonesia, Qwords memang sudah teruji selama 13 tahun dalam dunia web hosting.

     QWords memiliki banyak produk yang merupakan salah satu keunggulan dari QWords. Dengan banyaknya produk, pelanggan (pelaku UMKM) bisa memilih sekaligus konsultasi dengan stafnya terkait web hosting yang seperti apa yang cocok untuk pelaku UMKM. Selain itu, dari segi layanan, Qwords memiliki banyak panduan yang bisa kita baca sebagai langkah pertama untuk mempelajari website yang kita hosting di Qwords.

     Nah, sebagai hadiah terindah untuk para pelanggannya, Qwords mempersembahkan Website Builder Platform. Dengan produk ini, membuat website bisa lebih mudah dengan easy drag & drop yang terintegrasi dengan berbagai sistem pembayaran. Dirancang khusus untuk pelanggan Qwords yang ingin membangun personal website dan ecommerce dalam waktu singkat. Pelaku UMKM boleh untuk mencoba produk yang satu ini.

     Untuk informasi lebih lanjut mengenai Website Builder Platform dari Qwords bisa menghubungi media sosial Qwords atau datang langsung ke kantornya di (cek gambar)

Alamat Qwords

Alamat Qwords (dokumen pribadi)

Mari sukseskan bisnis UMKM anda bersama, Penyedia Jasa Cloud Indonesia, Qwords!